Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner 728x250
Muria Region

Kolaborasi Dengan Pemprov Jateng, PT Djarum Bangun 70 RSLH Milik Warga Blora

×

Kolaborasi Dengan Pemprov Jateng, PT Djarum Bangun 70 RSLH Milik Warga Blora

Sebarkan artikel ini
Berkolaborasi dengan Pemprov Jateng, PT Djarum bangun 70 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) milik warga Blora. Hingga saat ini 50 rumah sudah selesai dan sisanya tengah dilakukan.
Berkolaborasi dengan Pemprov Jateng, PT Djarum bangun 70 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) milik warga Blora. Hingga saat ini 50 rumah sudah selesai dan sisanya tengah dilakukan.
Example 468x60

LENSAJATENG.COM – Berkolaborasi dengan Pemprov Jateng, PT Djarum bangun 70 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) milik warga Blora. Hingga saat ini 50 rumah sudah selesai dan sisanya tengah dilakukan.

Dari 50 rumah yang sudah terselesaikan itu, lima diantaranya semua berada di Cepu secara simbolis diserahkan oleh Bupati Blora.H.Arief Rohman, bersama Deputi GM Community Development PT. Djarum, Achmad Budi Harto, di pendopo Kecamatan Cepu, Kamis (16/11/2023). Tampak hadir, Kepala Disperakim Jawa Tengah, Ir. Arief Djatmiko.

Example 300x600

Lima warga dengan rumah tidak layak huni yang terima bantuan RSLH dari PT Djarum itu, masing-masing Abdul Rokhim (Desa Cabean), Khayatin (Desa Bajo), M.Nur Ngalim (Desa Cabean), Pardi (Desa Bajo), Paiman (Desa Bajo).

Dijelaskan Achmad Budi Harto, PT Djarum telah mempertimbangkan berbagai aspek dalam pembangunan bantuan rumah itu. Sehingga RSLH tersebut secara keseluruhan dibiayai dan dibangunkan sampai jadi oleh PT Djarum. “Tahun ini betul kita ada 70 rumah yang kita tangani, Ini adalah rumah yang ke -50,” jelasnya.

Bupati Blora, H. Arief Rohman mengapresiasi adanya bantuan RSLH dari PT Djarum kepada warganya tersebut. “Kami atas nama Pemkab Blora mewakili masyarakat, saya menyampaikan apresiasi terima kasih kepada PT Djarum. Harapannya ini bisa membantu percepatan penanganan kemiskinan ekstrem di Blora,”papar Bupati.

Dikatakan, Blora merupakan salah satu kabupaten yang masih dalam zona merah kemiskinan di Jawa Tengah. “Salah satu indikatornya adalah masih banyaknya rumah tidak layak huni ,” imbuh Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu.

Selama ini, lanjutnya, dalam upaya penanganan, berbagai stakeholder ikut dilibatkan. Kolaborasi lewat CSR berbagai perusahaan juga terus dilakukan. Salah satunya dukungan dari PT Djarum dan Pemprov Jawa Tengah.

Example 300250
Example 120x600